Artikel

Perusahaan , Perlu Utamakan Pekerja Lokal !



Dilansir dari Harian Kompas - Beberapa investor yang berinvestasi di di Banten mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal. Mayoritas pekerja yang direkrut adalah warga negara Indonesia, bahkan penduduk setempat.

pekerja asing juga didatangkan. Namun, jumlahnya relatif sedikit dibandingkan dengan keseluruhan pekerja.

Muhammad Oktaruddin, Deputy Site Manager pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yang dibangun PT Lestari Banten Energi (LBE), di Desa Salira, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (2/9/2015), mengatakan, tahap pembangunan instalasi itu sudah mencapai 51 persen.

Berdasarkan informasi PT LBE, pembangunan PLTU itu dapat menyerap sekitar 1.600 tenaga kerja yang didominasi pekerja lokal. Jika selesai dibangun, pengoperasian PLTU dilakukan sekitar 200 orang dan semuanya berasal dari dalam negeri.

Vince Indigo, Komisaris PT Cemindo Gemilang yang membangun pabrik Semen Merah Putih di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, mengatakan, tenaga kerja asing yang direkrut kurang dari 1 persen dari keseluruhan pegawai. "Saat konstruksi, kontraktor-kontraktor menggunakan tenaga profesional dari luar negeri," katanya. Namun, pekerja asing itu akan kembali ke negara asal setelah proyek selesai.

Tak terkontrol
Dari Surabaya, Jawa Timur, dilaporkan, jumlah tenaga kerja asing yang masuk ke wilayah Jatim makin tak terkontrol. Para pekerja itu mengisi posisi paling rendah.

Koordinator Aliansi Buruh Jatim, Jamaluddin, mengatakan, pengawasan terhadap serbuan pekerja asing di Jatim sangat minim. Jika ada pengawasan, pekerja yang terbukti melanggar ketentuan hanya diberi sanksi administratif.

Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jatim mencatat, hingga Agustus setidaknya ada 14.000 tenaga kerja asing di berbagai perusahaan. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigras,i dan Kependudukan Jatim Sukardo mengatakan, dari 14.000 tenaga kerja asing, paling banyak berasal dari Tiongkok, Taiwan, beberapa negara ASEAN, dan Jepang.

Di Kabupaten Buleleng, Bali, PT General Energy Bali (GEB) yang mempekerjakan pekerja asing akan mengurangi jumlah pekerja asing. "Kami berupaya maksimal segera mengurangi pekerja asing ini," kata General Affairs PT GEB Putu Singyen.

About Unknown

Segala Macam artikel didalam blog berasal dari Penulis kami atau berbagai macam sumber yang telah melalui proses editing oleh tim editor kami terlebih dahulu. Kami mengijinkan setiap penyalinan dan pencetakan secara bebas dan bertanggung jawab dengan mencantumkan sumber dari artikel terkait. TIM FIANECA . Member of FIAN NETWORK Inc.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar